Memetik Buah dari Belajar Tentang Kesultanan Islam di Nusantara #05

Assalamualaikum wr. wb.

Setelah sekian lama ‘berhibernasi’ dari dunia blog, saya kembali lagi untuk.. Apa lagi kalau bukan untuk tugas sejarah Indonesia? ๐Ÿ˜‚


Sebagai muslim, pastilah harus bagi kita untuk mengetahui asal-usul agama kita ini dari pertama kali turun ke muka bumi sampai sekarang. Bagaimana perjalanannnya? Bagaimana proses penyebarannya? Bagaimana respon masyarakat dengan datangnya Islam? Ini seharusnya menarik bagi kita untuk kita pelajari.

Nah, saat duduk di bangku sekolah pastilah kita mendapat pengajaran tentang agama Islam. Dari yang dasar sampai yang kompleks. dari sekian materi yang kita dapat pada pengajaran agama Islam, tidak mungkin kalau materi tentang masuknya agama Islam ke nusantara tidak disentuh. Pasti kita akan mendapat materi tersebut. Sekarang, setelah mendapat pengajaran tentang materi tersebut, apa, ya, hikmah yang bisa kita dapat?

Proses masuknya Islam ke Nusantara dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indoensia pada saat itu karena Islam masuk bukan dengan cara yang sulit. Namun, dengan cara yang mudah dan dengan damai. Tidak ada peperangan untuk menyebarkan ajaran Islam.

Islam lebih banyak menggunakan pendekatan terhadap kebudayaan yang telah ada di Nusantara. Maka dari itu, banyak masyarakat yang suka dengan agama Islam. Dari sini, kita bisa mengetahui bahwa Islam itu merupakan agama yang mengajarkan kedamaian. Untuk itu, seharusnya kita lebih merasa senang diberi nikmat memeluk agama Islam.

Lalu, dengan pendekatan ajaran Islam dengan kebudayaan yang sudah berada di Nusantara sebelumnya, terciptalah budaya-budaya hasil akomodasi yang unik. Contohnya, Masjid Menara Kudus di Jawa Tengah yang merupakan perpaduan yang indah antara agama Islam dan Hindu-Buddha. Hal ini memperkaya budaya-budaya yang ada di Indonesia. Sehingga, kita sebagai pelajar mendapat banyak tambahan ilmu dari budaya-budaya tersebut.

Ini dia! Masjid Menara Kudus yang merupakan perpaduan antara budaya Islam dan Hindu-Buddha! Unik, kan? ๐Ÿ˜‰
Selanjutnya, apakah kita tahu bahwa perjuangan para walisanga atau penyebar agama itu banyak dihadapi rintangan yang berliku? Apabila kita tidak belajar tentang proses masuknya agama Islam di Indonesia, kita tidak akan tahu tentang itu. Maka, belajar tentang masuknya agama Islam di Nusantara membuat kita tahu bagaimana kerasnya perjuangan yang telah dilakukan oleh ulama pada masa itu.

Kesultanan-kesultanan Islam yang ada pada masa itu telah mengajarkan kita para pelajar untuk tetap gigih dalam beragama Islam. Apabila rintangan datang, kita harus siap untuk menghadapinya. Sebesar apapun rintangan itu, kita tidak boleh menyerah untuk membela agama kita. ๐Ÿ˜ƒ

Sekian,

Wassalamualaikum wr. wb. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masa Awal, Radikal, dan Moderat #11

Family Tree #03

Sejarah Indonesia? #02